Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten PASER
Sejarah Desa Lori
Desa Lori adalah salah satu dari 7 desa yang termasuk dalam Kecamatan Tanjung Harapan di Kabupaten Paser. Selain Lori, desa-desa lain di kecamatan ini adalah Keladen, Tanjung Aru, Labuangkallo, Selengot, Random dan Senipah.
Nama “Lori” sendiri awalnya diambil dari posisi desa yang berada di muara sungai kecil, yang menjadi ciri lokasi geografis desa ini di wilayah pesisir dan bantaran sungai katanya sejak awalnya desa ini terbentuk.
Desa ini memiliki karakteristik wilayah pesisir laut dengan ekosistem mangrove dan rawa, karena letaknya dekat dengan Kawasan Cagar Alam Teluk Apar yang juga mempengaruhi struktur dan kehidupan masyarakatnya.
Secara tradisional penduduk Lori berasal dari berbagai suku, termasuk Suku Bajo dan Suku Bugis, yang bermukim di daerah pesisir dan kebanyakan bermata pencaharian sebagai nelayan serta petani tambak karena kondisi alamnya yang mendukung.
Karena letaknya di pesisir, Desa Lori sejak lama menjadi pangkalan atau dermaga bagi para nelayan dari desa-desa sekitar, termasuk desa-desa seperti Senipah, Selengot, Tanjung Aru, dan Labuangkallo — merekalah yang sering membawa hasil laut dan tambak untuk dijual atau dipasarkan melalui dermaga di Lori.
Peran ini kemudian diperkuat oleh pembangunan infrastruktur dermaga dan jembatan titian untuk menunjang kegiatan bongkar muat dan transportasi laut masyarakat setempat dalam program Pisew (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah).
Selama beberapa tahun terakhir, Desa Lori berkembang pesat dalam pembangunan infrastruktur seperti pembangunan dermaga, perbaikan akses jalan hingga peningkatan jaringan air bersih, yang menjadi fokus pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Akses antar desa dan ke ibu kota kecamatan juga menjadi prioritas, karena selama puluhan tahun akses darat ke Lori dan desa-desa sekitarnya sangat sulit dijangkau dan masyarakat lebih banyak mengandalkan transportasi laut.
Desa Lori lahir dan berkembang sebagai desa pesisir yang strategis dalam kehidupan masyarakat nelayan di Kecamatan Tanjung Harapan. Sejarahnya terikat erat dengan posisi geografisnya di muara sungai dan laut, sehingga menjadi pusat transportasi dan pemasaran hasil perikanan serta budi daya tambak. Seiring waktu, Lori makin berkembang lewat pembangunan dermaga, jalan, dan berbagai fasilitas dasar untuk mendukung perekonomian lokal.
Desa Lori
Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten PASER
Laki-laki
Perempuan
TOTAL
Laki-laki : 538 ORANG
Perempuan : 491 ORANG
TOTAL : 1029 ORANG
OpenSID 2603.0.0-premium - Wae Taka v1.0